Memilih benda untuk dijadikan kenang-kenangan sebagai souvenir pernikahan dalam sebuah acara resepsi sebenarnya gampang-gampang susah. Semakin kompleks ketika kita harus mempertimbangkan urusan dana atau budget. Salah pilih souvenir bisa menyebabkan benda yang kita berikan akan berakhir di tong sampah, atau paling banter masuk ke kotak barang nggak jelas di rumah penerima undangan. Yang paling tepat sebenarnya adalah memilih souvenir pernikahan yang memiliki sifat fungsional : terpakai fungsinya.
Souvenir yang fungsional sebenarnya bukan hal yang sulit untuk didapat. Ide benda apa bisa anda dapatkan sekilas ketika anda memandang seluruh isi ruangan anda. Anda bisa memulainya dari dapur atau ruang makan. Bisa berupa sarung galon air minum, tempat tisue, tatakan piring di meja makan hingga tempat tusuk gigi sekalipun. Lalu di ruang keluarga : sarung pegangan telepon, frame foto, sekedar notes untuk catatan hingga taplak meja. Atau mencari souvenir pernikahan yang sifatnya kebutuhan pribadi : bisa berupa sarung handphone, ballpoint, bross, dan lain sebagainya. Intinya barang itu bukan sekedar hiasan, tapi memberikan nilai fungsi. Sehingga resepsi anda tidak sekedar memiliki nilai kenangan, tapi juga manfaat.
Biasanya pada souvenir pernikahan yang kita berikan, kita tinggalkan “jejak” berupa foto atau sekedar inisial. Usahakan hal ini jangan terlalu besar. Karena kebanyakan orang tidak begitu senang untuk menggunakan barang yang ada foto orang lain.
Sebenarnya hal yang sama bisa anda terapkan kepada undangan pernikahan. Kalau selama ini hampir bisa dipastikan undangan akan berakhir di box barang tidak berguna atau 100% terbuang, anda bisa mulai memikirikan jenis undangan yang sifatnya juga fungsional. Misalnya seperti kalender, cd lagu, vas bunga dan lain sebagainya
